BELAJAR IKHLAS LEWAT PRAMUKA
Mencari dan terus menggali takaran ikhlas menurut kata hati memanglah susah dan tak bisa diukur lewat perbuatan. Tak demikian pula oleh Prihatin Sedionoyang hingga saat ini semakin intens dan mendharma bhaktikan hidupnya sebagai abdi sekaligus pelayan masyarakat dengan menjadi Anggota Polisi. Bapak tiga anak kelahiran Kendal 51 Tahun yang lalu ini mengaku rileks dan santai dalam menjalani hidup ditengah maraknya arus globalisasi. “ Hidup itu mengalir, seperti air yang penting ikhlas maka akan dikasih lebih oleh yang kuasa “ paparnya.
Selain disibukkan oleh tugas Negara sebagai abdi dan pelayan masyarakat, ternyata resep dan kunci enjoy dalam menjalani hidup dia peroleh dalam pendidikan Kepramukaan, tak heran ide kreatif dan kreasi baru dalam berbagai hal ia peroleh lewat berbagai eksperimen dan kegiatan kepramukaan. “ hampir dua puluh tahun ini hidup saya tak bisa lepas dari pramuka, karena lewat kegiatan tersebut saya merasa nyaman dan lebih belajar untuk ikhlas dalam menghadapi segala hal “ paparnya.
Tak heran, pria yang berdomisili di desa Mantrianom RT 02 RW 05 Bawang ini rela mengeluarkan materiil dan meluangkan waktu yang ekstra lebih untuk mendidik generasi muda lewat Satuan Karya Pramuka Bhayangkara Bawang. Selain itu, prestasi yang dia raih dalam kegiatan kepanduan membawanya untuk duduk dalam jajaran pengurus Kwarcab Pramuka periode lima tahun kedepan yakni sebagai Andalan Cabang Urusan Abdi Masyarakat.
Lewat berbagai program dan aksi nyata yang telah disusun, diharapkan mampu menempatkan pramuka sebagai wadah dan wahana yang tepat untuk menyelamatkan anak bangsa sekaligus tempat berbagi dan mengabdikan diri ditengah masyarakat. “ Hidup Itu untuk berbagi agar Nikmat kita bertambah dan diberikan kemudahan dalam segala hal “ ujar Kanit Binmas Polsek Bawang ini.
