KWARCAB PRAMUKA IKUTI JOTA JOTI INTERNASIONAL
Gerakan pramuka Kwartir cabang Banjarnegara mengikuti kegiatan Jambore On The Air (JOTA) ke 58 dan Jambore On The Internet (JOTI) ke 19 tingkat Internasional yang digelar serentak diseluruh Indonesia dan beberapa negara di dunia. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari dan digelar di sanggar bhakti pramuka kwarcab Banjarnegara tersebut diikuti oleh 70 anggota pramuka penegak pandega yang merupakan utusan DKC, Ubaloka, Ex Raimuna Daerah dan beberapa pangkalan gugus depan diwilayah kota. Andalan Cabang Urusan Telekomunikasi dan Informasi Dwi Budi haryanto mengatakan, Kegiatan JOTA JOTI Internasional ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun dan merupakan agenda kwartir Nasional dan seluruh organisasi kepanduan di dunia. “ Banjarnegara tak pernah absen dalam kegiatan ini, bahkan setiap tahun pesertanya semakin bertambah karena minat serta antusias yang sangat tinggi “ ungkapnya. Kegiatan yang bekerja sama dengan ORARI lokal Banjarnegara tersebut diharapkan dapat menjadi wadah saling bertukar informasi, sharing pengalaman dan berbagi tips kepramukaan bagi seluruh anggota pramuka baik antar kabupaten, daerah, nasional bahkan Internasional.
Sebelum melakukan komunikasi, seluruh peserta terlebh dahulu diberikan refresh materi tentang Pengenalan radio amatir, tata Cara Berkomunikasi, Pra Fox Hunting dan pengenalan dasar web yang dipergunakan untuk chat dalam kegiatan Jambore on the internet.
Pertama
Dalam kegiatan JOTA JOTI internasional Tahun ini, Kwarcab Banjarnegara tercatat menjadi yang pertama dari wilayah Jawa Tengah yang melakukan sign in atau login di laman resmi Kwartir Nasional untuk selanjutnya dapat sharing dan connect dengan beberapa Negara didunia yang juga sedang melakukan kegiatan serupa. Meski sedikit mengalami kendala dalam bahasa, namun komunikasi tetap terjalin antara peserta dengan peserta lainnya dari berbagai Negara seperti filiphina, Thailand, hongkong, singapura, india, jepang dll baik melalui media radio amatir dan server chat milik kwarnas.
Ketua kwarcab Pramuka Setiawan mengatakan, JOTA JOTI tersebut diharapkan bukan hanya sebatas chating atau melakukan komunikasi lewat radio amatir namun dapat memberikan arti lebih untuk peningkatan kualitas dan performa kedepan. “ komunikasi atau informasi yang dijalin atau didapatkan hendaknya mampu diterapkan dan sebagai bahan masukan untuk meningkatkan kualitas kita agar lebih baik lagi kedepan “ ujarnya.
Diakui, meski minat dan respon peserta untuk kegiatan ini sangat tinggi namun ada sejumlah kendala dan fasilitas yang saat ini sangat mendesak untuk diadakan demi mendukung kelancaran program serupa serta untuk meningkatkan kualitas kecepatan informasi agar selalu cepat saji bagi seluruh warga pramuka di Banjarnegara. Kendala tersebut diantaranya belum tersedianya akses internet atau sambungan Wifi di kantor Kwarcab serta akses menara dan antenna telekomunikasi yang saat ini masih pinjam pakai milik ORARI. (alwan)
