UBALOKA ANGKATAN 7 DIKUKUHKAN
Sebanyak 70 anggota Ubaloka (unit Bantu Pertolongan Pramuka ) Kwartir Cabang Banjarnegara angkatan ke 7 resmi dikukuhkan. Pengukuhan ditandai dengan penyematan brevet Ubaloka yang dilakukan secara tradisi di Komplek sanggar bhakti Pramuka Kwartir Cabang.
Ketua Kwarcab Pramuka Banjarnegara Setiawan melalui andalan Cabang Binamuda urusan Penegak Dwicahyo Ariwidodo mengatakan Ubaloka diharapkan mampu menjadi pelayan dan garda depan dalam setiap situasi darurat maupun bhakti nyata lainnya ditengah masyarakat. “saya ucapkan selamat mengabdi dan selamat berjuang untuk kemanusiaan kepada seluruh anggota Ubaloka, semoga kecepatan respond dan koordinasi terus dilakukan agar keberadaan Ubaloka semakin memberika sumbangsih nyata kepada masyarakat “ ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, Ubaloka merupakan satu satunya unit SAR yang dimiliki gerakan pramuka dan keberadaannya hanya terdapat di Jawa Tengah, untuk itu dengan koordinasi yang dibangun dengan baik dengan instansi terkait seperti BPBD, team SAR Kabupaten, PMI, dan unsure lainnya harus berjalan dengan baik agar ritme dan tugas pokok serta fungsinya berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Ubaloka angkatan 7 tergolong istimewa, salah satunya yakni keberadaan anggota Perempuan yang hampir lima puluh persen yang siap mengabdikan diri kapanpun dan dimanapun sehingga sejajar dengan anggota lainnya. Beberapa kegiatan bhakti masyarakat yang sudah berjalan dan dipandegani oleh Ubaloka diantaranya, responsive bencana alam, pencabutan Paku, Penanaman Pohon, Bersih Kali dan bhakti lingkungan masyarakat lainnya.
Implementasi
Komandan Ubaloka angkatan ke 7 Purnomo Setio Riyadi mengatakan, dengan jumlah personel yang ada saat ini, pihaknya berkomitmen untuk membentuk team khusus perbidang yang nantinya akan sesuai dengan spesifikasinya masing masing, terutama jika suatu saat terjadi masa tanggap darurat. “dengan berbagai materi yang diberikan selama hampir Sembilan bulan lamanya, diharapkan anggota dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari hari terlebih jika terjadi situasi darurat “ paparnya.
Sejumlah materi yang diberikan dalam bentuk teori dan praktek seperti Pemadam Kebakaran, Mountenering, Navigasi Darat, Survival, Evakuasi air dan darat, Kompas, tehnik dasar SAR, Pionering, PPGD, Pembuatan Selter bencana yang disajikan oleh pemateri handal dan berspesifikasi diharapkan dapat menjadi bekal anggota serta diharapkan dapat menularkan ilmu yang diperoleh kepada masyarakat sekitar.
Dengan demikian keberadaan UBALOKA sebagai SAR nya pramuka akan dikenal luas oleh masyarakat serta dapat berperan serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. (alwan)