TANTANGAN PRAMUKA SEMAKIN BERAT
Tantangan gerakan pramuka dewasa ini dinilai semakin berat, kondisi tersebut didasari oleh perkembangan tehnologi dan masuknya pengaruh budaya asing akibat diberlakukannya Mayarakat Ekonomi Asean. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Kwarcab Pramuka Banjarnegara Setiawan saat membuka kegiatan Pesta Siaga Tingkat Kabupaten kemarin. “generasi muda saat ini dituntut untuk lebih siap dalam berbagai hal agar tak ketinggalan jaman, namun tanpa mengesampingkan norma dan aspek budaya asli Indonesia” ujarnya. Pihaknya berharap agar Pramuka Siaga sedini mungkin untuk dibekali rasa nasionalisme, cinta tanah air dan budaya asli ditengah maraknya arus globalisasi.
Lebih jauh dia menjelaskan, Pramuka Siaga hendaknya mampu menjadi penerus generasi muda yang handal, kreatif dan berkualitas. Untuk itu perlu adanya proses pembinaan karakter yang kuat dan berkesinambungan dari seluruh Pembina pramuka di pangkalan masing masing agar misi utama gerakan pramuka dapat terwujud.
Pesta siaga yang digelar di lapangan desa Mertasari kecamatan Purwanegara (29/2/16) tersebut diikuti oleh 20 barung putra dan 20 barung putri terbaik dari seluruh kecamatan yang merupakan juara Pesta siaga ditingkat Kwartir ranting. Kegiatan yang melibatkan berbagai unsure elemet gerakan pramuka tersebut juga melibatkan masyarakat umum dimana lokasi lomba atau taman kejuaraan ditempatkan pada halaman rumah warga, hal tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu dan cermin agar pramuka dapat melekat dengan masyarakat serta mampu memberikan hiburan atau tontonan yang menarik serta mendidik bagi warga sekitar.
Peningkatan kualitas
Ketua Panitia Kegiatan Aris Sudaryanto mengatakan, tahun ini terjadi peningkatan kualitas peserta yang sangat signivikan dibandingkan tahun kemarin. “kondisi tersebut mencerminkan proses pendidikan yang cenderung maju dan meningkat serta menjadi tolak ukur proses pembinaan karakter pramuka siaga kearah yang lebih baik “ ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut dipertandingkan 12 mata lomba yang meliputi, ketaqwaan, semangat barung, kereta bola basket, kepribadian, pengetahuan umum, simpul, kompas, parade puisi, geguritan, pentas seni, patrotisme dan bumbung kemanusiaan.
Dari hasil kejuraan tersebut 3 barung putra dan 3 barung putri pangkalan Kecamatan Banjarmangu, Purwanegara, Banjarnegara dan Karangkobar berhasil menjadi yang terbaik dan akan menjadi wakil Kabupaten Banjarnegara untuk melaju ke event serupa tingkat Binwil banyumas yang akan digelar pertengahan bulan depan di monument jendral soedirman Rembang Kabupaten Purbalingga, dengan mengemban misi Berat yakni mempertahankan gelar Juara Umum untuk kelima kali berturut turut hingga akhirnya melaju ke tingkat Propinsi Jawa Tengah. (alwan)
